Penandatanganan MoU, Benchmarking, dan Tindak Lanjut Kepuasan Penggunaan Lulusan Hukum Ekonomi Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo di Baznas Provinsi Gorontalo

Categories:

Gorontalo, 16 Desember 2022

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menandatangani nota kesepahaman/kesepakatan (MoU) dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara dunia akademik dan lembaga zakat dalam rangka pengembangan sumber daya manusia yang unggul di bidang Hukum Ekonomi Syariah. Acara penandatanganan MoU dilaksanakan di BAZNAS Provinsi Gorontalo, dihadiri oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Zulkarnain Suleman, M.H.I., Dekan Fakultas Syariah Sultan Amai Gorontalo, Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., dan Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Dr. H. Hamka Arbie, S.Ag., M.H.I.

Dalam sambutannya, Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.H.I., menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi dan praktik di lapangan, khususnya dalam bidang ekonomi syariah.

“Kami berharap dengan adanya MoU ini, lulusan kami dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.H.I.

Selain penandatanganan MoU, acara ini juga dirangkaikan dengan kegiatan benchmarking yang melibatkan staf pengajar dan mahasiswa program studi Hukum Ekonomi Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo. Tujuan dari benchmarking ini adalah untuk mempelajari praktik-praktik terbaik yang diterapkan oleh BAZNAS Provinsi Gorontalo dalam mengelola zakat dan ekonomi syariah. H. Hamka Arbie, S.Ag., M.H.I, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, menyambut baik kegiatan ini. “Benchmarking ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para dosen dan mahasiswa dalam memahami aplikasi praktis dari teori yang dipelajari di bangku kuliah,” kata H. Hamka Arbie.

Sebagai bagian dari kerjasama ini, IAIN Sultan Amai Gorontalo juga menginisiasi studi kepuasan pengguna lulusan program studi Hukum Ekonomi Syariah. Studi ini akan mengevaluasi seberapa baik lulusan mereka dapat memenuhi kebutuhan dan harapan BAZNAS Provinsi Gorontalo. Menurut Dekan Fakultas Syariah, Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., studi kepuasan ini penting untuk memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan di kampus tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja. “Kami ingin memastikan bahwa lulusan kami tidak hanya memiliki pengetahuan teoretis yang kuat, tetapi juga keterampilan praktis yang dibutuhkan oleh lembaga-lembaga seperti BAZNAS,” jelas Dr. Ahmad Faisal, M.Ag.

Harapan ke depan kerjasama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak. IAIN Sultan Amai Gorontalo mendapatkan umpan balik langsung mengenai kualitas lulusannya, sementara BAZNAS Provinsi Gorontalo mendapatkan akses terhadap sumber daya manusia yang kompeten di bidang Hukum Ekonomi Syariah.

“Sinergi antara IAIN Sultan Amai Gorontalo dan BAZNAS Provinsi Gorontalo ini diharapkan dapat menjadi model kerjasama yang efektif antara institusi pendidikan dan lembaga sosial, dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi,” tutup Dr. Ahmad Faisal, M.Ag.

Kerjasama ini menandai langkah penting dalam memperkuat hubungan antara dunia akademik dan praktik profesional di bidang ekonomi syariah. Diharapkan, melalui kegiatan MoU, benchmarking, dan studi kepuasan ini, lulusan IAIN Sultan Amai Gorontalo dapat semakin siap dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.