One Day One Juz (ODOJ): Wadah Spiritualitas Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah

Categories:

Gorontalo, 2 Februari 2022

Sekelompok mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) meluncurkan sebuah program spiritual bernama One Day One Juz (ODOJ). Program ini dirancang sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas spiritual dan kedekatan mahasiswa dengan Al-Qur’an melalui praktik membaca satu juz setiap hari.

Inisiatif ODOJ ini berawal dari keinginan sejumlah mahasiswa untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan memotivasi satu sama lain dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran-ajaran Al-Qur’an. Melalui program ini, mereka berharap dapat membangun kebiasaan baik yang tidak hanya berdampak positif pada diri mereka sendiri, tetapi juga pada komunitas sekitar.

“ODOJ bukan hanya sekedar membaca Al-Qur’an, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sahlan Tomayahu, salah satu inisiator program ini. “Dengan membaca satu juz per hari, kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa dapat merasakan manfaat spiritual yang berkelanjutan.”

Program ODOJ ini dijalankan dengan menggunakan berbagai media, termasuk grup WhatsApp dan platform digital lainnya untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi antar anggota. Setiap peserta memiliki tanggung jawab untuk membaca satu juz setiap hari dan berbagi refleksi atau pelajaran yang didapat dari bacaan tersebut.

“Kami juga mengadakan pertemuan mingguan untuk berdiskusi dan memperdalam pemahaman kami tentang ayat-ayat yang telah dibaca,” tambah Selmi Oka, seorang anggota ODOJ. “Dengan demikian, kami tidak hanya membaca, tetapi juga benar-benar memahami dan menginternalisasi maknanya.”

Program ODOJ telah mendapatkan respon positif dari kalangan mahasiswa dan dosen. Banyak yang melihat inisiatif ini sebagai langkah positif dalam mendukung perkembangan pribadi dan akademik para mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga dianggap mampu memperkuat solidaritas di antara mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah.

“Ini adalah contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi dalam membangun komunitas yang lebih baik dan lebih bermakna,” kata Dr. Gazali Rahman, M.HI., selaku Ketua Jurusan Hukum Ekonomi Syariah. “Saya sangat mendukung program ini dan berharap dapat terus berkembang di masa depan.”

Melalui ODOJ, mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah menunjukkan bahwa selain fokus pada studi akademik, mereka juga memperhatikan pentingnya keseimbangan spiritual dalam kehidupan mereka. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk memulai inisiatif serupa, yang menggabungkan aspek spiritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.